Untung Dulu, Perbaikan Lubang Jalan Kemudian, Preservasi Jalan Umu-Paleleh Kapan?

warta-bhayangkara-palu-jalan-buol
Kondisi terkini 28/11/2023, lubang mengangga lebar di jalan nasional Kabupaten Buol provinsi Sulawesi Tengah, satuan kerja pelaksanaan jalan nasional wilayah 1, PPK 1.1

Untung Dulu, Perbaikan Lubang Jalan Kemudian, Preservasi Jalan Umu-Paleleh Kapan?

Buol - Kondisi jalan nasional ruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol hingga 28 November tahun 2023, cukup memprihatinkan, berbagai kerusakan dengan mudah ditemukan diruas jalan milik BPJN Sulteng itu, mulai dari lubang berukuran kecil hingga besar, retak memanjang, saluran air tergerus, genangan air, retak kulit buaya, retak garis, kehilangan permukaan, bahu jalan ambles, aspal keriting, tampak juga rerumputan tumbuh subur di sisi kanan dan kiri bahu jalan, disinyalir tak tersentuh anggaran pembersihan, termasuk plat deker yang tidak dilakukan pengecetan.
warta-bhayangkara-palu-buol-sulteng
Ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, satuan kerja pelaksanaan jalan nasional wilayah 1, BPJN Sulteng, PPK 1.1

Tak hanya itu, beberapa unit jembatan tampak mulai kehilangan estetikanya, warna kuning mulai abu-abu karena lama tidak dilakukan pengecetan, padahal diketahui tersedia pos dana untuk pemeliharaan fasilitas infrastruktur tersebut.

Kerusakan infrastruktur jalan nasional di wilayah kerja PPK 1.1 ini, ditengarai sengaja dibiarkan dengan alasan dan argumentasi yang berbeda -beda dari oknum pengelola.

" Ini akan masuk penangan TA 2024 pak " Jawab Kepala BPJN Sulteng menjawab konfirmasi media ini. 28/11/2023.

Sementara kerusakan jalan ada dimana-mana! Aparat Penegak Hukum diminta untuk bertindak?

Seperti diketahui, pada tahun 2023 ini, ruas jalan yang dimaksud mendapatkan suntikan dana segar melalui APBN sebesar Rp20,9 miliar dengan nama Paket kontak preservasi jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol.

Menilik apa yang disampaikan Kepala BPJN Sulawesi Tengah, bahwa gambar atau foto kerusakan jalan yang dikirimkan masuk penanganan tahun 2024, perlu disikapi serius Aparat Penegak Hukum?
warta-bhayangkara-palu-buol-sulteng
Ruas jalan Nasional Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol PJN Wilayah 1, provinsi Sulawesi Tengah 

Gambaran awal dugaan kongkalingkong samar-samar mulai terungkap, benarkah ada "permainan curang" di preservasi jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol tahun anggaran 2023?

Untuk memastikan benar tidaknya dugaan tersebut, kewenangannya merupakan domain penegak hukum, media Warta Bhayangkara serta media lainya yang tergabung dalam reportase akhir tahun di ruas jalan nasional berdiri untuk melakukan control sosial pada pelaksanaan paket proyek yang menggunakan uang negara.

Lantas Apa yang Dimaksud Dengan Preservasi Jalan?

Preservasi jalan merupakan rangkaian kegiatan penanganan jalan, seperti pencegahan, perawatan serta perbaikan yang diperlukan demi mempertahankan kondisi mantap jalan, sehingga berfungsi secara maksimal dalam melayani lalu-lintas serta dapat memenuhi umur rencana yang sudah ditetapkan.

Hal penting dalam kegiatan proyek preservasi adalah senantiasa memperhatikan dan memastikan keselamatan pengguna jalan raya yang melintas.

Item kegiatan yang masuk dalam preservasi yakni pemeliharaan rutin badan jalan atau dikenal tambal sulam jalan berlubang, kedua yakni pemeliharaan berkala seperti rehabilitasi jalan dan rekonstruksi jalan.

Untuk ruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, penting dilakukan rekonstruksi karena kondisi jalan rusak berat. Rekonstruksi merupakan item yang masuk dalam jenis penanganan preservasi.
warta-bhayangkara-palu-buol-sulteng
Lubang jalan ancam keselamatan pengguna jalan nasional diruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, BPJN Sulawesi Tengah, PPK 1.1, foto 28/11/2023

Preservasi dilakukan agar kondisi jalan semakin baik dalam kegiatan distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memutus disparitas antar wilayah, menurunkan biaya transportasi dan meminimalisir kerusakan kendaraan serta mencegah kecelakaan akibat jalan rusak.

Dari hasil penelusuran tim reportase yang tergabung, ditemukan setidaknya sekitar 800 lubang jalan, serta item-item penting yang masuk dalam preservasi, belum dikerjakan oleh PT Alliessan. 

Pada ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, aktifitas pekerjaan hanya di desa Harmoni, yakni talud pengaman jalan, sementara diruas lainya tidak ditemukan aktivitas dari PT. Alliessan.

Di pekerjaan Talud Pengaman jalan desa Harmoni, tampak jelas para pekerja tidak mengunakan APD, mereka asyik bekerja meski tidak memakai alat pelindung diri, padahal APD berfungsi untuk meminimalisir bahaya kecelakaan kerja, item ini juga masuk dalam kontrak kerja yang sudah ditandatangani sejak awal.  
warta-bhayangkara-palu-buol-sulteng
Tampak jelas pekerja proyek Tanpa mengunakan APD, Ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, BPJN Sulawesi Tengah, foto Warta Bhayangkara 28/11/2023

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah Arief Syarif Hidayat, menyebutkan;

 " Ini akan masuk penangan TA 2024 pak " Jawab Kepala BPJN singkat. 28/11/2023

Meski diduga irit komentar, tim media berupaya menanyakan kembali bahwa jika demikian, gambar atau foto kerusakan jalan yang dikirim sebagai konfirmasi, masuk dalam penanganan tahun 2024. 

Lantas dititik mana atau diruas jalan kilometer berapa yang masuk penanganan tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp.20,9 miliar?

Namun pertanyaan itu hingga berita tayang, tim media belum memperoleh jawaban dari Kepala BPJN Sulteng.

Di jam yang berbeda, upaya konfirmasi disampaikan kepada Kepala Satuan Kerja PJN wilayah I, namun sayang Kasatker yang menjadi penanggung jawab dalam hajatan proyek berbandrol APBN 2023, memilih bungkam, hingga berita ini tayang.

Berikut uraian singkat kucuran APBN diruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, wilayah kerja PPK 1.1 BPJN Sulteng 2019-2023

1. Tahun 2019, kementerian PUPR mengucurkan dana APBN senilai Rp, 36. 927. 829. 000 untuk kegiatan preservasi ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, oleh PT. Way Mincang, selanjutnya;

2. Tahun 2020, kementerian PUPR kembali mengelontorkan uang negara sebesar Rp.25. 020. 962. 000 untuk preservasi ruas yang sama, oleh PT. Berkat Rahmat Sejati, selanjutnya;

3. Tahun 2021, kementerian PUPR merogoh kocek melalui APBN dari hasil pajak masyarakat untuk mempermantap kondisi infrastruktur jalan diruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol dengan nilai Rp.7. 878. 613. 500, selanjutnya;

4. Tahun yang sama ( 2021) , untuk paket lainya, kementerian PUPR mengalokasikan anggaran berjumlah Rp.51. 236. 444. 000 yang dimenangkan oleh PT. Trisandy Yuda dengan paket tahun jamak ( MYC ) dalam penanganan sepanjang 17, 14 Kilometer kala itu, selanjutnya;

5. Tahun 2022, ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol mendapatkan jatah alokasi anggaran untuk preservasi senilai Rp10, 722. 786. 000, selanjutnya;

6. Tahun 2023, kementerian PUPR kembali mengalokasikan anggaran penanganan jalan diruas Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol sebesar Rp. 20,937. 119. 000.

Total keseluruhan APBN sejak 2019 sampai tahun 2023 yakni Rp. 152,723,753,500 miliar.
warta-bhayangkara-palu-buol-sulteng
Ruas jalan Umu-Paleleh-Lokodoka-Buol, Ancam keselamatan pengguna jalan raya, foto 28/11/2023

Sumber resmi media ini, tak lain merupakan warga Buol, di desa Lonu 28/11/2023, menjelaskan bahwa kondisi jalan di wilayah mereka hampir setiap tahun alami kerusakan, contoh rilnya di wilayah Lonu atas, lewat persawahan dan tepat di pepohonan sagu, tampak kerusakan jalan sampai ke desa domag melewati gunung Rindau, terangnya.

" Mungkin pemerintah mau perbaiki jalan kalau masyarakat kembali tanam pohon pisang, seperti di desa Tayadun tahun 2022 lalu " papar warga yang biasa disapa Papa Mila.

Sementara Hendra warga Tayadun, mahasiswa asal Buol yang kuliah di Gorontalo, saat hendak menuju Gorontalo menyempatkan diri sejenak untuk diwawancarai terkait kondisi jalan Buol yang rusak parah.

Menurutnya, oknum penyelenggara jalan negara tidak sepenuh hati melaksanakan tangung jawab perbaikan jalan, padahal kata dia, hampir setiap tahun pemerintah pusat mengalokasikan anggaran perbaikan jalan nasional, namun sayang lanjutnya, puluhan miliar uang negara habis percuma, badan jalan tetap rusak dan berlubang.

Ia menyebutkan, beberapa kali bersama teman jatuh terperosok dalam lubang, saat itu musim hujan, pas liburan semester, kami mendarat naik motor dari Gorontalo ke Buol, tepat di desa Hulubalang jatuh, ban depan motor masuk lubang yang sudah tergenang air, sebutnya sambil pamitan lanjut perjalanan ke Gorontalo. Tim 

Bersambung Edisi ke 2;












 

Tags :

bm
Created by: Redaksi